MARTUPA SAMUEL SIBURIAN 7G
A. Konsep Pemrograman Visual
Pemrograman adalah proses untuk menerjemahkan logika berpikir menjadi langkah-langkah atau proses yang dapat dijalankan oleh komputer. Proses pemrograman ini membutuhkan kemampuan untuk menganalisis persoalan yang ada, menerjemahkannya menjadi langkah-langkah penyelesaian, kemudian menuliskannya nya dalam bentuk kode-kode atau perintah menggunakan bahasa pemrograman tertentu.
Setelah persoalan dianalisis dan ditemukan solusi untuk masalah tersebut, biasanya programmer akan membuat langkah-langkah penyelesaian dalam bentuk algoritme pemrograman. Algoritme tersebut dituliskan dalam bentuk flowchart atau pseudocode. Selanjutnya, flowchart atau pseudocode tersebut akan diterjemahkan menjadi program menggunakan bahasa pemrograman. Flowchart dan pseudocode akan dibahas pada Bab 6.
Ada banyak bahasa pemrograman yang dikenal dan digunakan secara luas, seperti bahasa pemrograman C/C++, Java, Phyton, Ruby, SQL, Perl, PHP dan masih banyak lagi. Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dimengerti oleh komputer dan memungkinkan kita sebagai pengguna memerintahkan komputer untuk melakukan proses menggunakan bahasa tersebut. but
Sebenarnya, program yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman tidak langsung dapat dimengerti oleh komputer, tetapi diperlukan penerjemah yang dapat menerjemahkan program tersebut menjadi bahasa yang dimengerti oleh komputer.) Penerjemah tersebut dikenal dengan istilah compiler. Compiler mengubah program yang ditulis oleh programmer menjadi bahasa mesin yang dimengerti oleh komputer. Proses menerjemahkan program tersebut dikenal dengan istilah compiling.